Mencari Langkah Awal untuk Memulai

150224095954

Bismillahirrahmanirrahiim…

Alvin_Nice Homework #8 Program Matrikulasi Institut Ibu Profesional Batch 4

Semakin kesini, semakin membutuhkan keteguhan hati untuk bersungguh-sungguh. Semakin mengerucut dan fokus dalam menentukan langkah. Kendor, ada pasti. Namun saya harus mengingat tujuan yang ingin saya capai adalah menjadi pribadi yang terus produktif dan manfaat sebagai individu (single), istri (menikah), ibu (orangtua).

Sampai pada tugas kedelapan, dalam program IIP ini tugas yang telah dikerjakan memang membantu banyak dalam menjabarkan langkah konkrit yang sebelumnya terlalu sering hanya ada dalam pikiran.

Menilik NHW #7, pada kuadran 1 dimana kegiatan yang saya cantumkan termasuk ke dalam kategori SUKA dan BISA adalah menulis, mengajar anak, memasak, membuat diy dan mendesain.

Untuk menentukan langkah awal yang lebih konkrit, kali ini saya betul-betul perlu mendalami sebetulnya dimanakah saya ingin berkembang ke depannya. Karena hanya diperbolehkan memilih satu, maka saya memilih untuk kegiatan menulis.

Meski rasa-rasanya semua ingin saya rangkap menjadi satu. Tapi, duh aku mah apa gitu 😂

Dari sinilah, saya ingin mencari pola yang sesuai dengan kondisi keseharian. Terus produktif dan menghasilkan, namun tidak meninggalkan kewajiban. Pun ketika pola telah ditemukan yang sesuai, maka kegiatan pendukung yang lain dapat dilakukan dengan perlahan agar bisa menambah kemampuan diri.

Dimulai dari

BE – Kita ingin menjadi apa?

Dalam hal ini, saya ingin menjadi ibu rumah tangga yang menulis. Meninggalkan jejak kebaikan melalui menulis. Seputar parenting, perkembangan anak-anak dan pernikahan.

DO – Kita ingin melakukan apa?

Hal paling dekat yang bisa saya lakukan adalah dengan cara terus menulis. Melalui pembiasaan diri terus menulis itu artinya saya akan terus berusaha memperbaharui diri. Memperbaiki pola tulisan.

Menulis tidak pernah lepas dari membaca. Maka dengan terus menulis, itu artinya saya harus terus membaca. Memperbarui diri dengan memperkaya informasi dari sumber manapun. Setelah itu, memilahnya dengan baik. Agar tulisan yang dihasilkan bisa turut andil dalam memberikan pola pikir yang baik kepada pembaca.

Untuk saya pribadi, menulis seperti memberikan energi pada diri sendiri, mengingatkan lalai pada diri sendiri, maka jika manfaat tersebut lebih mampu dirasa hingga banyak orang diluar sana. Maka saya ingin terus menebarkan manfaat melalui tulisan. Semoga.

HAVE – Kita ingin memiliki apa?

Saya ingin memiliki karya nyata dari kegiatan ini. Sebuah bentuk konkrit yang dapat dirasakan oleh orang banyak.


Setelah perumusan BE – DO – HAVE , perlu membagi dimensi waktu menjadi sebagai berikut ;

Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu kehidupan kita (lifetime purpose)

Dalam kegiatan menulis, terkadang saya berfikir bagaimana jika tulisan-tulisan yang pernah saya tulis terlewatkan dan saya lalai dalam hal tersebut. Saking semakin banyak yang saya tulis, saya takut menjadi lupa dan tidak melaksanakannya. Alih-alih terus menulis agar orang lain mampu memetik hikmahnya, tapi justru saya sendiri luput dari itu. Naudzubillahimindzalik. Semoga Allah mengampuni atas semua tulisan yang pernah saya tulis. Mengingat Allah sangat membenci kaum yang mengatakan sesuatu namun tidak melaksanakannya.

Dan yang ingin saya capai dalam kurun waktu kehidupan adalah saya ingin terus memperbaiki diri, salah satunya melalui menulis. Menulis untuk memperbaiki diri, mengupgrade ilmu, menggali ilmu dan saya ingin membuat buku. Ini merupakan satu-satunya cita-cita semasa kecil yang tidak pernah saya kubur sampai saat ini.

Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu 5-10 tahun ke depan (strategic plan)

Dalam kurun waktu 5 – 10 tahun ke depan, karena langkah untuk menulis telah saya tetapkan untuk saya tekuni disini. Maka, yang perlu dicapai agar tujuan awal tercapai adalah saya harus memulai dengan mengerti bagaimana cara menulis yang baik, bagaimana cara mengambil informasi yang baik, bagaimana cara membuat buku yang baik dan semua hal mengenai kepenulisan. Yang itu nantinya akan sangat mungkin jika saya menekuni dengan cara mengikuti komunitas yang dapat mengembangkan saya dalam hal tulis-menulis. Serta mengikuti workshop yang dapat menunjang dan mempertemukan saya dengan jaringan kepenulisan yang semakin luas tentunya.

Waktu 5 – 10 tahun ke depan saya menikah dan membersamai suami mencapai mimpinya, menjadi partner terbaik suami menjalankan visi-misi rumah tangga, memiliki anak, mengasuh anak, mengajarkan anak dengan kreatifitas sebaik yang saya mampu rumuskan, dari situlah sumber tulisan saya yang ingin saya jadikan buku.

Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu satu tahun (new year resolution)

Dalam kurun waktu satu tahun ini, hal yang ingin saya capai adalah terus mengembangkan kemampuan menulis dan terus konsisten menulis dalam hal ini di blog. Membuat grafik dan menganalisa kemajuan bentuk penulisan dan riset yang dilakukan dalam melahirkan tulisan-tulisan.

Selain itu, saya ingin mencapai kemampuan tentang pengetahuan bagaimana mengonsep dan menghasilkan buku tercetak.

“Mulailah dengan PERUBAHAN, karena pilihannya hanya satu BERUBAH atau KALAH”

Quote diatas memang harusnya selalu berhasil menyadarkan diri, ketika kening mulai kendor. Karena perjalanan di tengah hutan tidak akan pernah terbuka tanpa dimulai dengan satu langkah menjejakkan kaki didalamnya. Hingga akhirnya menyadari, ternyata di tengahnya akan ditemukan sesuatu yang menakjubkan.

sumber gambar : google.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s