Ramadhan #2 : Relatif

Hari kedua Shaum Ramadhan bagi yang menjalankan, tetap semangat ya! 😊

Tapi saya jadi mikir banyak, mikir diri sendiri juga. Mikir karena semua yang mau ditindak jadi punya rem kalo lagi ramadhan. Kenapa cuma ramadhan? Saya jadi mikirnya, kenapa nggak semua bulan itu kayak bulan Ramadhan. Ya gitu sih, itu kenapa Allah kasih pahalanya berlipat dari biasanya. Kita manusia diuji. Bisa nggak menghidupkan bulan-bulan yang lain layaknya Ramadhan..

Saya jadi mikir banyak. Ya mikir..

…..

Yang mau saya tulis kali ini sebetulnya topik yang merepet seputar regulasi emosi. Hanya saja lebih gamblang bentuk tindakannya. Judulnya relatif. Jadi apa yang relatif?

Banyak.

Karena setiap kepala punya pikiran yang berbeda-beda, apa yang menjadi definisi tentang suatu hal dari setiap orang itu relatif. Cantik buat si A belum tentu cantik buat si B, pinter buat C belum tentu pinter buat D begitu seterusnya.

Termasuk bahagia, itu relatif. Bahagia versi A dan B belum tentu sama. Menurut saya, salah satu faktor yang membuatnya relatif adalah masa yang dimiliki setiap orang dengan definisi tersebut tidaklah sama. Ada yang lebih cepat, ada yang pelan. Semua tentu di waktu terbaiknya.

Contoh ; timeline di salah satu Social Media lagi rame banget isinya selebrasi kelulusan, nampakinnya berlebihan, semua-semua diperlihatkan seolah-olah penting baginya dunia tau. Di satu sisi ada yang belum sampai pada fase tsb. Sehingga apa yang nampak di timeline tidak menjadi patokan sumber kebahagiaan yang sama bagi yg lain.

Niatnya berbagi kebahagiaan. Alih-alih lupa dengan perjuangan sebelum itu dan lupa bahwa masih banyak di lingkarannya yang sedang memperjuangkan hal serupa. Pada akhirnya, malah jadi bibit penimbul sedih. Segala sesuatu memang kembali kepada niat. Tapi hati-hati mungkin lebih dianjurkan. Menjaga lebih baik. Membatasi lebih sopan. 

Jaman ini, pikiran mudah sekali didistraksi. Setelah semuanya mudah sekali dilihat, sejurus pula lebih mudah fokus pada hal-hal relatif milik orang lain tsb, lantas lupa memperbaiki milik sendiri.

Wallahu ‘alam

Surabaya, 280517 02 Ramadhan 1438H

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s