Ramadhan #1 : Tingkatannya

Alhamdulillah masih bisa ketemu bulan yang penuh berkah, bulan yang Allah istimewakan lebih-lebih dari yang lain.

Seperti yang sudah saya tulis kemarin, Ramadhan ini tetap saya usahakan untuk menulis satu hari satu tulisan seperti project menulis Ramadhan tahun kemarin πŸ™‚ Do’akan bisa ya! 

Saya lama tidak menulis kisah Afnan dan Syifa.

Percakapan pendek di sahur pertama dini hari dengan Afnan yang membuat saya berfikir banyak tentang ini. Terima kasih Afnan, sudah bantu ibuk evaluasi lagi :))

Afnan : Masak udah sahur sih buk? Jam berapa sekarang?

Ibuk : Hayo katanya seneng sahur pertama… Ayo-ayo bangun le (panggilan Jawa untuk anak lakilaki)

Afnan : (Sembari berjalan dan setengah sadar) “Ibuk, apa yang bedain Ramadhan ini sama Ramadhan taun kemarin?”

Syifa yang sudah bangun lebih awal, menambahi..

Syifa : “Syifa tahun ini dibeliin baju baru nggak yah?”

Ayah : “πŸ˜‚ Baru sahur pertama kok sudah mikir baju baru sih nduk?”

Afnan : “Trus apa bedanya dong yah?”

Ayah : “Yang bedaaaa, tingkat keimanannya….”

Kyaaaaaa… Keren banget jawaban ayah πŸ˜‚πŸ™ˆ

———————

Nah, yang beda adalah tingkat keimanannya. Dari percakapan pendek diatas, saya jadi refleksi diri. Jadi termotivasi untuk selangkah lebih baik dari Ramadhan tahun kemarin. Kalau bisa tidak hanya selangkah, tapi banyak langkah. Kalau kemarin 1 kali tilawah, sekarang jadi 2 kali, kalau bisa 3 kali. Kalau bisa lagi, sedikit-sedikit tapi istiqomah tak terputus.

Jika hati kita menyadari, do’a-do’a yang pernah kita minta ke Allah itu pasti terkabul. Kita akan sadar dengan sendirinya, buat selalu minta sama Allah. Buat usahain terus, karna kita ndak pernah tau do’a kita jaman kapan yang akan di “iyain” Allah. Coba aja terus, minta aja terus, baiknya tingkatin lagi. Baiknya rayu Allah lagi.

Kalo kemarin ngerayunya cuma pake sholat Rawatib sekarang ditambah pake dzikir. Kalo kemarin udah pake dzikir, sekarang ditambah jadwal Dhuhanya.

Itu semua yang akan membedakan kita di Ramadhan tahun kemarin dan tahun ini. Juga tahun-tahun setelah ini. Amiiin

PS : β™₯ jatuh cinta banget sama tokoh ayah πŸ˜‚

Surabaya, 270517 01 Ramadhan 1438H

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s