Indikator Profesional Perempuan

Bismillahirrahmanirrahiim

Alvin_NHW#2 —

Ditulis sebagai pemenuhan Nice Homework #2 dari Matrikulasi Institut Ibu Profesional Batch 4.

Semakin kemari, semakin sulit. Tapi insyaaAllah, Allah kuatkan. Memasuki materi kedua, ketika mulai membacanya saya melepaskan nafas panjang. Betapa belum apa-apa ilmu yang telah saya pelajari kemarin-kemarin. Buku-buku yang saya baca kemarin, diskusi-diskusi online yang saya ikuti. Namun belajar tetaplah harus terus berjalan, tanpa boleh terhalang kendala apapun.
Semakin kemari, semakin sayang ibuk terutama. Karena jika bukan karena kekuatan beliau membentuk saya siang malam, pantang mundur, saya tidak pernah akan menjadi seperti ini dan bapak, entah seberapa banyaknya beliau mendukung ibuk, dulu maupun kini. Do’a-do’a beliaulah yang mengantarkan saya sebesar ini.

Kembali ke NHW#2. Tugas kali ini, membuat saya merenungi kembali dan mengevaluasi. Menimbang-nimbang untuk tidak obsesif berlebihan, namun tidak serta-merta menyerah pada pencapaian sedikit saja. Atau sedikit namun sungguh-sungguh berhasil dijalankan. Tugas NHW#2 adalah membuat indikator profesionalisme perempuan sebagai individu ; istri dan ibu dengan kunci SMART.

• Specific (Unik/Detil)
• Measurable (Terukur)
• Achievable (Bisa diraih)
• Realistic (Berhubungan dengan kondisi sehari-hari)
• Timebond (memiliki batas waktu)

Indikator sebagai individu :

1. Upgrade keilmuan

  • Mengikuti (menekuni) diskusi online maupun offline yang fokus pada satu permasalahan (contohnya : dalam waktu ± 3 bulan mengikuti diskusi seputar parenting)
  • Mencatat & menulis ulang ilmu-ilmu yang ditekuni (selama ini saya membuat jadwal harian dalam 1 minggu menulis di buku/ms.word 1 kali)
  • Mereview ulang catatan tsb kepada 1 orang yang dipercaya (setelah menuliskannya, masih dalam rentang 1 minggu)
  • Menghabiskan 1 buku bacaan dalam waktu 1 bulan

2. Meluangkan hobi dan mendisiplinkan waktu agar produktif

  • Menggunakan waktu senggang & luang untuk melakukan hal produktif (seperti membaca buku)
  • Mendisiplinkan diri dengan jadwal harian yang sudah dibuat
  • Menghasilkan minimal 1 desain dengan konten “dakwah” dalam waktu 1 bulan
  • Menghasilkan minimal 1 tulisan di blog dalam waktu 1 bulan
  • Menekuni belajar menjahit dalam waktu kurang lebih 3 bulan dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat
  • Mengurangi pekerjaan multitasking ; sebisa mungkin pekerjaan dikerjakan dengan fokus satu persatu agar maksimal

3. Memperbaiki amalan harian

  • Menyetel murottal setiap hari
  • Menghidupkan sunnah-sunnah mulai yang terkecil (penggunaan anggota tubuh kanan, duduk ketika minum dlsb)
  • Mengingat-mencatat sebelum tidur, sunnah apa yang terlewat dalam waktu 1 hari ini
  • Mengevaluasi sebelum tidur kesalahan apa yang diperbuat 1 hari ini
  • Qiyamul lail setiap hari
  • Puasa sunnah senin – kamis diluar udzur
  • Tilawah 2 lembar dalam 1 hari beserta artinya
  • Menghafal 1 ayat dalam 1 hari beserta artinya

4. Meregulasi emosi

  • Memperbanyak istighfar
  • Duduk dan diam ketika mulai tersulut emosi
  • Memperbanyak positif thinking
  • Menepi ketika menyadari dalam kondisi yang kurang kondusif

Indikator sebagai istri :

Karena belum menikah, maka semua indikator dibawah yang akan saya tulis seperti diibaratkan dengan kalimat, ketika saya menjadi istri saya ingin ;
Dan dari sekian banyak indikator yang akan tertulis, semoga nantinya dapat di diskusikan dengan suami mana yang baik menjadi prioritas dan mana yang perlu perbaikan untuk di terapkan.

1. Menjadi istri yang baik

  • Melaksanakan indikator meregulasi emosi
  • Melaksanakan indikator memperbaiki amalan harian
  • Tidak meninggikan suara dihadapan suami
  • Taat terhadap perintah suami
  • Tidak membantah argumen suami, mendengarkan lalu berpendapat sesabar mungkin
  • Menghadirkan wajah senyum dan menyenangkan dihadapan suami
  • Berdandan yang menarik hati suami
  • Menjaga aurat ketika diluar rumah sesuai panduan Al Qur’an dan Sunnah
  • Mendahulukan kebutuhan suami
  • Meluangkan waktu dan materi untuk orang tua
  • Tidak konsumtif
  • Memasak masakan kesukaan suami

2. Menjadi istri pintar

  • Melaksanakan indikator upgrade keilmuan
  • Mengikuti kajian bersama suami
  • Melaksanakan indicator meluangkan hobi dan mendisiplinkan waktu agar produktif”
  • Mendukung bisnis suami
  • Turut membantu mengembangkan bisnis suami sesuai dengan yang mampu dikerjakan
  • Memberikan kepercayaan kepada suami dan tidak mendesaknya

3. Menjadi istri amanah

  • Menyambut suami pulang kerja dan menyiapkan rumah dalam keadaan bersih serta nyaman
  • Membantu memperhatikan terkait instalasi di rumah (misalnya seperti lampu mati, kabel putus, genteng bocor dlsb)
  • Transparansi terhadap suami terkait keuangan
  • Tidak keluar rumah tanpa seizin suami
  • Meminta izin suami jika ada kerabat, teman atau saudara yang akan berkunjung ke rumah

Indikator sebagai ibu :
Karena istri saja belum, jadi judulnya tetap sama XD. Ketika saya menjadi ibu, saya ingin; Untuk indikator ibu yang akan saya susun, kiranya dalam rentang waktu masa pertumbuhan anak-anak (semasa dalam kandungan sampai anak berumur kurang lebih 15tahun setelah itu indikator akan terus berubah dinamis sesuai masanya)

1. Upgrade ilmu keibuan

  • Melaksanakan indikator upgrade keilmuan
  • Melaksanakan indikator meregulasi emosi
  • Selalu berusaha melaksanakan indikator memperbaiki amalan harian
  • Mempelajari cara home treatment agar dapat menangani anak ketika sakit untuk kali pertama
  • Melapangkan hati untuk menyamarkan “inner child” dalam diri agar tidak terbawa ketika mendidik anak

2. Upgrade keilmuan pendidikan anak

  • Melaksanakan indikator “upgrade keilmuan”
  • Melaksanakan indikator “meregulasi emosi”
  • Bekerja sama dengan suami dalam mendidik anak
  • Membacakan dongeng pada anak dan membacakan buku untuknya
  • Mengevaluasi kesalahan dan kebaikan yang anak lakukan dalam 1 hari menjelang tidur

3. Menjadi tim solid bersama anak

  • Melaksanakan indikator upgrade keilmuan
  • Melaksanakan indikator meregulasi emosi
  • Selalu berusaha melaksanakan indikator memperbaiki amalan harian
  • Menggunakan kalimat positif untuk interaksi bersama anak
  • Mengenalkan regulasi emosi dan diri sejak dini
  • Menjelaskan alasan mengenai larangan yang diberikan
  • Meningkatkan intensitas memeluk dan mengusap kepala anak
  • Mengurangi emosi ketika anak mengintervensi kegiatan orang tua
  • Memberikan pengertian ketika kegiatan orang tua sedang tidak dapat ditinggal, jika masih bisa dilakukan nanti maka lebih baik mendahulukan permintaan anak
  • Melapangkan hati ketika anak memenuhi keingin tahuannya dengan cara mengeksplorasi diri, rumah dan lingkungan namun tetap dalam pengawasan
  • Membiarkan anak berinteraksi dengan sebaya, diatas umurnya dan dibawah umurnya minimal 1 – 2 hari dalam seminggu
  • Mengajarkan anak untuk mengenal alam dan hewan dengan cara menanam atau memelihara hewan peliharaan

4. Screen Time

  • Melaksanakan indikator “upgrade keilmuan”
  • Melaksanakan indikator “meregulasi emosi”
  • Selalu berusaha melaksanakan indikator memperbaiki amalan harian
  • Berusaha tidak memakai gadget ketika bersama anak
  • Membatasi “screen time” untuk anak kecuali saat tertentu (misalnya ; 1 jam dalam seminggu)

Untuk indikator dengan checklist akan saya buat pribadi sebagai pengukur diri. Sesungguhnya semua indikator yang telah saya tulis belum apa-apa karena banyak darinya yang dapat saya realisasikan pada masanya nanti dan semua indikator tersebut adalah indikator pencapaian yang bersifat personal.

Semua tulisan yang dituliskan selalu sebagai pengingat diri. Saling mendo’akan ya supaya bisa menjadi lebih baik dari kemarin, sedangkan umur terus berkurang.

Semoga istiqomah dalam menjalankan setiap indikatornya agar target yang telah disusun dapat menantarkan kita menumbuhkan generasi-generasi kuat, bukan meninggalkan generasi yang lemah. Aamiiin..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s