Pasca Kampus : Wacana atau Anti Wacana

Postingan ini berasal dari mengingat beberapa chit-chat adik tingkat yang curhat galau penelitian, galau skripsi, galau kehidupan pasca kampus, galau apa yang kudu dilakukan supaya gak berkontribusi dalam jajaran pengangguran.

Saya tau betul apa yang menjadi dilema pada masa-masa krisis seperti itu. Seperti butuh sandaran, trus ambil jalan pintas : udah nikah aja! XD

But that’s not a solution. 

Kehidupan pasca kampus adalah masa yang tidak lagi setenang hari dengan uang saku. Tidak sesederhana sumpek tugas seabrek tapi masih bisa hangout. Tidak seenteng titip absen kalo lagi mager wqwq

Kehidupan pasca kampus itu…

 Hey! Welcome to the jungle, yeah! XD

Setiap jengkal semakin diperhitungkan dan bercerminkan : Apakah seperti itu sikap seorang sarjana? Siswa yang sudah maha katanya–

Tapi tenanglah, dik. Hidup akan menawarkan buah yang ranum jika kamu menanamnya dengan bibit yang baik dan merawat dengan air jernih yg selalu diusahakan, meski ulat akan tetap ada. Atau musim kering mengujinya dengan sengsara.

Hidup memang harus dihadapi. Saat masa-masa sulit telah terlewati, kamu akan ingat masa2 seperti saat ujian nasional SD yang mengerikan atau ujian nasional SMP yang akan membuktikan bahwa kamu akan mendapat SMA yg diimpikan. Serta UN SMA yg akan menguji loloskah kamu bersaing untuk mendapat perguruan tinggi yang sesuai.

Kehidupan pasca kampus akan membuktikan padamu, akankah kamu menjadi generasi anti wacana atau masih saja seperti seorang deadliner pada masa mahasiswa dulu. Terkadang kita akan dihadapkan dengan ide-ide brilian yang membuatmu menemui aha!

Tapi ujian selanjutnya adalah seberapa jauh progress yang akan kamu kerjakan dengan ahamu itu.

Atau terkadang kita akan menemui banyak tawaran kerja yang membuatmu galau menimbang mana yang lebih layak untuk kamu terima eaa hahaha mana yang lebih layak untuk mendapat pengabdianmu. Ada juga saat-saat kamu sampai tertatih mencari mana hati perusahaan yang terbuka untuk menerimamu.

Yang pasti, Allah mengikuti prasangka hambaNya. Tetap usahakan semampumu dan pastikan itulah yang terbaik. Bumi Allah luas rejeki bisa dimana-mana, bisa jadi pedagang, mau kerja kantoran, mau freelance dimanapun, hamba Allah pun banyak bertebaran dengan kebaikan-kebaikannya.

Salam Generasi Anti Wacana!

Do’akan saya ya, supaya istiqomah di jalan yang lurus nan manfaat. Bukan jadi bagian dari generasi wacana 😂

Meja kerja, Sabtu 08 April 2017

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s