Habibie – Ainun

​Assalamu’alaikum

Beberapa hari terakhir saya sering sekali menjumpai fakta bahwa, dibalik hebatnya laki-laki ada seorang perempuan hebat. 

Hari Sabtu kemarin saya mencoba mengunjungi Perpustakaan Umum, hati saya tergerak untuk mengambil buku secara randomly dan ternyata keduanya  memiliki topik yang sama! Yaitu bagaimana menjadi perempuan hebat untuk laki-laki yang membersamai di sisa hidup nantinya (red : pernikahan). Hingga habis waktu, saya berpikir sosok siapa yang perlu saya korek dalam-dalam mengenai tauladannya sebagai istri. Disaat banyak laki-laki bisa memperoleh tauladan langsung dari Rasulullah, atau Ali yang begitu memenjara perasaannya untuk Fatimah, atau Umar yang memilih diam ketika istrinya sedang marah. Saya teringat sebuah video tentang contoh nyata yang wujudnya masih hadir di depan mata. Pak Habibie! Dalam banyak sekali ulasan, buku-buku bahkan tayangan-tayangan. Pak Habibie tidak pernah melewatkan Ibu Ainun sedikitpun. Seperti Ibu Ainun selalu hadir kemanapun beliau pergi. Pak Habibie hingga saat ini terhitung sejak Bu Ainun meninggal dunia setiap hari Jum’atnya yang selalu mengunjungi pusara berziarah kemudian mendo’akannya. Adakah wujud cinta lain yang mampu mengalahkan romansa anak-anak jaman sekarang yang pacaran kesana-kemari kemudian putus-nangis bombay. Melihat tayangan-tayangan Pak Habibie saya selalu geleng-geleng tersenyum pun seketika itu juga ada yang basah di pipi saya. Seorang teknokrat yang harus jatuh bangun terjun ke dunia perpolitikan yang beliau tidak mengerti bagaimana menjadi banyak sekali orang dendam pada saat itu lalu digelimangkan oleh negara sendiri. Tetapi beliau tetaplah BJ. Habibie yang suaranya renyah, lembut dan khas dengan aksen Belanda. Terlalu mudah untuk jatuh cinta pada sosok Pak Habibie.

Beliau menjadi hebat tidak hanya sekedar menjadi hebat. Disisinya ada sosok yang tidak berhenti mendukungnya sepenuh hati. Dalam hati saya berkata, “Jika Rasulullah tauladan untuk laki-laki maka Ibunda kHadijahlah yang perlu saya tau lebih jauh bagaimana sosok beliau. Jika Pak Habibie menjadi contoh konkrit bagi laki-laki, maka Ibu Ainun lah yang perlu saya tau lebih dalam untuk dijadikan tauladan”

Ialah Ainun, beliau seorang dokter yang rela melepas profesinya demi mengurus rumah tangga, suami dan anak. Menemani Pak Habibie merantau hingga Jerman dan memilih hidup pas-pasan untuk dapat memastikan sendiri keluarganya tumbuh ditangannya. Menjamin kebaikan-kebaikan yang diperoleh keluarga dengan tangan sendiri, bukan dibiarkan terlantar demi sebuah profesi dan uang tambahan. Disaat jaman seperti ini, banyak sekali perempuan berlomba dalam karir, mencukupkan pendapatan keluarga hingga mampu mendapat kepuasan pribadi bagi dirinya namun anak-suami dibiarkan mengurus diri seorang. Tidak sebentar Bu Ainun memutuskan untuk mengambil jalan ini. Lalu bagaimana adakah alasan untuk Pak Habibie tidak selalu jatuh cinta pada Bu Ainun hingga kini, bahkan terus bertambah setiap harinya. Meskipun sosok Ibu telah tiada.

Bagaimana bisa Ainun menyembunyikan tentang penyakit kankernya selama itu demi menjaga perasaan suami. Tidak mmembiarkan suami merasakan apa yang diderita. Bagaimana bisa? Kalau jaman sekarang terlebih saya, yang pusing sedikit saja mengeluhnya minta ampun. Duh, malunya. Tetapi tidak untuk Ainun. Perempuan memang peka perasaannya, namun harus tegar pula hatinya. Tidak perlu jauh-jauh mencari sebab. Saat ini lebih perlu sering untuk bersyukur dengan hal-hal kecil dan tidak mengeluh.

Yang selalu menjadi perhatian saya ketika bertemu orang-orang hebat, adalah latar belakang yang membuatnya tumbuh dan berkembang menjadi seperti itu. Saya selalu penasaran bagaimana perjuangan orang terdekatnya dibalik kesuksesan. Kali ini, duh nggak ngertilah gimana bisa Pak Habibie dan Bu Ainun bisa sekeren itu. Pun seperti Rasulullah dan Ibunda Khadijah. Saya perlu mencari tau lebih banyak.

alvinareana, 150816

Advertisements

One thought on “Habibie – Ainun

  1. I have been surfing online more than 4 hours today, yet I never found
    any interesting article like yours. It is pretty worth enough for me.
    In my opinion, if all web owners and bloggers made good content as you did, the net will be much more useful
    than ever before.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s