​Orangtua Akan Lupa

Assalamu’alaikum.
Jadwal pagi ini, saya dengan beberapa teman mengagendakan silaturrahim kerumah Ibu Bapak Guru SMA dulu.

Satu yg saya garis bawahi adalah perihal usia yang semakin tua, akan mengikis ingatan. Beberapa ada yg masih mengingat sempurna, setengah dan sisanya nihil. Tidak ingat sama sekali jika tidak diberi tau.

Ingatan saya seketika terbang menuju kondisi mbah kung yang keduanya sudah mengalami pengikisan ingatan. Ada yang saya sedihkan atas kejadian seperti itu ; itu berarti memori dalam hidupnya yang sudah dipastikan mengandung banyak pembelajaran mulai menguap, hilang. Bahkan tidak sedikit kenangan yang semestinya menjadi penenang masa tua dan obat rindu tentang masa muda pun mulai hilang digerus waktu. Waktu berjalan sangat cepat, mereka para orangtua terus bergerak. Hidup terus berlaku sesuai kehendak pemilik kehidupan. Tidak pernah ada yg berhenti, diam. Kecuali jika kematian mengetuk.

Semua orang akan mengalami masa tua, masa dimana ingatannya memiliki istilah baru menjadi pelupa. Pikun, begitu katanya.

Saya pernah merasa tiba-tiba takut menjadi tua, menjadi lupa bahwa ada yg baik untuk perlu diingat. Namun setelah sadar bahwa memang begitulah hidup berlaku, saya harus rajin meninggalkan jejak. Kelak ketika ingatan tergerus waktu, masih ada yang saya tinggalkan untuk mengenang kebaikan siapapun dan apapun yang telah mampir semasa hidup saya.

Orangtua akan lupa, yang muda yang memakluminya.

Selamat malam, semoga selalu dalam kebaikan.

alvinareana, 100616

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s