(Reblog) Menulislah!

Hentikan sebentar apapun yang menjadikanmu sibuk, memperbaiki urusan yang nampak oleh mata.

Mencari-cari kekurangan yang masih saja nampak tidak seimbang.

Berhentilah barang sejenak, merenung, lalu menulislah!

Menulis apapun tentang dirimu, tentang sekelilingmu, tentng apa saja yang kamu temui.

Menulis akan membuatmu merasa tumbuh kembali. Membuatmu bisa pergi ke antero jagat yang jauh, membubung terbang tinggi ke langit, merasakan aroma-aroma dengan hawa berbeda.

Menulislah. Menjadi dirimu sendiri dalam tiap baris kata. Titipkan jiwamu yang siap untuk berkelana setelah semesta yang kau temui saat pertama kali membuka mata.

Hangatkan hati dan fikiran. Menulislah untuk memahami. Dalam derap kalimat-demi-kalimat, untuk menyuratkan kebaikan dalam hari panjang yang terlampau pendek untuk dilewatkan sia-sia. Berbagi apa saja yang mungkin sempat hanya menjadi rapi dalam memori.

Menulislah, simpan untuk dirimu sendiri. Karena mereka akan menjadi pengingat daat lelah mendera, saat sepi yang sangat tepi. Untuk tetap menyemai rindu-haru-biru-dan-semangat-padu yang tak mampu terkatakan.

Menulislah, mereka adalah uraian jiwa kita.

(Reblog from here) Malang, 12 Januari 2015

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s