Sekolah Guru Indonesia (SGI) – Dompet Dhuafa

Assalamu’alaikum…

Pendidikan merupakan salah satu poin terpenting dalam eksistensi kehidupan dari sebuah negara.
Indonesia kerap sekali mengalami perubahan kurikulum bertujuan untuk mengetahui sejauh apa evaluasi yang didapatkan oleh Indonesia pada sektor pendidikannya.
Karena menurut saya acuan bertumbuhnya sebuah negara berdasarkan pada kompetensi yang dihasilkan oleh penduduknya.

Indonesia menempati peringkat no 2 pada angka putus sekolah di dunia, padahal sejauh ini sarjana terus meningkat drastis, program pemerintah 12 tahun wajib belajar
juga terus digalakkan.

Hari itu saya memupuk niat untuk mengikuti seleksi Sekolah Guru Indonesia yang di adakan oleh Dompet Dhuafa. Ini sejenis Indonesia Mengajar, hanya saja bedanya terletak di program pembelajaran pra pengabdian. Jika Indonesia Mengajar memiliki istilah pembekalan yang dilakukan selama 3 bulan, SGI harus menempuh waktu sedikit lama untuk mempersiapkan pra pengabdian.

Ternyata banyak banget yang baruu aja lulus dan coba daftar SGI, dan mereka bukan lulusan pendidikan. Itu yang senasib dan seperjuangan, jadi lawan juga sih heuheu. At least, salut banget bisa diketemukan sama beberapa orang yang punya misi sama tentang pendidikan, turut mencerdaskan kehidupan bangsa.

Tahap pertama seleksi SGI yaitu seleksi administrasi alias seleksi berkas.
Dari kurang lebih pendaftar yang masuk tahap interview untuk wilayah Surabaya ada sekitar 15 orang. SGI tahun ini angkatan ke 13, kalau mau lebih lanjut seluk-beluknya bisa langsung pelajari sejarah Sekolah Guru Indonesia di websitenya langsung aja 😛

Di tahap kedua ini tahap interview, persiapkan diri perihal perkembangan pendidikan Indonesia. Ada beberapa pertanyaan yang akan diajukan oleh interviewer berkisar pendidikan dan bagaiamana mengatasi permasalahan dunia pendidikan.
Paparkan jawaban-jawaban solutif dan membangun. Setelah itu, ada sesi microteaching kurang lebih 15 menit. Dimana RPP dan semua tetek bengek urusan kegiatan belajar mengajar akan ditanyakan, selain jadi sarana mengajar dengan adanya media pembelajaran bakal nambah poin banget.

Jadiii, semoga sedikit curhatan ini bisa membantu kalian yang mungkin mendikte mbah google dengan pertanyaan seputar persiapan Sekolah Guru Indonesia.

Dari 15 orang tersebut belum pasti akan ada berapa yang dikirim untuk ikut tahap selanjutnya karena berhubunga saya belum lolos, semoga niat-niat kebaikan semua yang peduli pendidikan Indonesia terus dipupuk ya! Proud of you 🙂

Semoga bermanfaat.

1aaaasgi
Ini latepost banget hehe, tapi gapapa lah ya, daripada gak di post ^^v. Sumber gambar disini
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s