#Pendidikan Australia

final

 

Disadur dari sebuah akun Instagram seorang kawan muslimah yang bercerita mengenai, salah satu sudut pandang mengenai kondisi pendidikan di Australia. Sejurus kemudian membuat saya wajib menambah list negara yang memiliki kualitas pendidikannya perlu ditiru yaitu Australia.

  • Di Australia, pendidikan dasar untuk anak dirancang membuat anak happy dan ketagihan untuk sekolah. Anak2 di motivasi mempelajari cara belajar bukan belajar itu sendiri.
  • Di Australia, pendidikan dasar dilakukan dengan konsep praktek dan eksplorasi. Mirip di negeri kita, sayangnya hal ini sudah tidak berlaku di Indonesia.
  • Sekolah di Australia dilengkapi dengan kebun dan peternakan, mirip dengan sekolah alam di Indonesia. Hal ini membuat pelajaran sekolah bukan sekedar teori belaka.
  • Pelajaran sekolah di Australia tidaklah banyak. Seperlunya saja, Di Indonesia, anak2 baru SD saja sudah dibebani begitu banyak mata pelajaran. Muatan lokal saja sudah beberapa item (baca tulis arab jawa, kesenian tradisional, dll).
  • Anak2 di Australia tidak diminta untuk banyak menghafal. Tidak ada PR yang seabrek-abrek. Ke sekolah cukup membawa tas yag isinya bekal makan siang. Semua buku diletakkan di sekolah. Kalaupun ada PR, cukup dengan lembaran PR saja
  • Tidak ada kelas unggulan. Semua anak dalam satu kelas terdiri dari beragam kecerdasan intelektual, anak-anak mengerjakan soal2 yang diberikan guru berdasarkan tingkat kecerdasan mereka. Misalnya, ketika pelajaran matematika, bisa saja diberikan soal yang berbeda kepada si A, B, C, dst. Ujianpun demikian, soal yang diberikan tergantung kecerdasan anak. Jadi setiap anak diuji berdasarkan kemampuannya.
  • Setiap hari ada praktek olahraga. Jadi anak2 tetap semangat dan ceria ketika sekolah. tidak suntuk. Olahraga melancarkan peredaran darah, termasuk peredaran darah ke otak. Saking menyenangkannya, sampai sulit diminta libur sekolah, karena mereka betah.
  • Untuk itu, diadakan camp setiap musim liburan, bahkan gurunya sangat intens sekali kepada tiap anak-didiknya.
    Ada sebuah cerita, pada saat camp. Seorang guru menghubungi orang tua anak yang muslim dengan bertanya “Bu, Pak.. ketika camp nanti, anaknya mau dibangunkan sholat shubuh jam berapa?”
    Bahkan antusiasme antar anak dalam menghormati agama dan kepercayaan bagus sekali. Jika ramadhan tiba, mereka akan saling menanyakan “Kamu puasa tidak hari ini? Pasti puasa kan?”

Nah, sekolah di Australia sedikit gambarannya seperti ini. Semoga kedepannya, semakin banyak negara yang memiliki sekolah ramah anak seperti itu ya, apalagi negara kita 🙂

Mengapa saya harus post tulisan ini? Ini berkaitan dengan beberapa mimpi terkait ‘pendidikan-dan-parenting’. Jika ada pembaca yang tau mengenai paradigma pendidikan dimanapun tempatnya, beritau saya ya! 🙂 Kita sama-sama berbagi banyak hal untuk turut mencerdaskan kehidupan bangsa.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s