Syifa (2)

Syifa : Ibuk ,Syifa capek ih sama temen-temen.
Ibu : Loh.. anak nya ibuk pulang sekolah kok bukannya salam malah marah-marah?
Syifa : Iya buk, Assalamu’alaikum. Syifa kesel buk nurutin maunya temen2 *wajah muram*
Ibu : Syifa pelan2 nduk ceritanya 🙂 Gimana?

Syifa : Jadi di sekolah itu, Syifa denger ada temen yang protes dibelakang Syifa tentang kekurangan Syifa. Kan akunya kesel buk. Padahal kalo menurutku, itu udah dilakukan yang terbaik.
Ibu : Akan selalu ada yang mengatakan ini dan itu tentang kita sayang. Tapi tergantung bagaimana kita menyikapinya. Syifa buang2 tenaga lho dengan bersikap marah2 begitu.
Syifa : Kata ayah kita harus sesering mungkin husnudzon sama orang kan buk. Tapi…
Ibu : Syifa inget nasehat ayah kan? Kalo gitu istighfar dulu yuk 🙂

Syifa : Astaghfirullahaladziim.. *peluk ibuk*
Ibu : Allah bukan memanggil orang2 yang mampu nduk. Tapi Allah memampukan orang2 yang terpanggil hatinya. InsyaaAllah kalo hati Syifa terpanggil.. apapun yg Syifa lakukan tidak lagi terpengaruh dengan omongan orang lain. Karena Syifa yakin Allah memampukan dengan sebaik-baiknya perbuatan. InsyaaAllah 🙂

Dalam fiksi. alvinareana, 140116

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s